Bintang Menangis

December 2, 2008

Kali ini bukan puisi koq XD

Tenang

Btw gw perlu ingatkan bahwa ini adalah BLOG GW, jadi gw BEBAS menulis apa saja di sini

 

Judul di atas adalah overview tentang karyawisata yang baru saja saya lalui kemaren2 (27-29 Nov 2008)

 

Hari Pertama

Ga ada yang penting, Cuma waktu kumpul2 se-XIIA 2 aja waktu buat latian talent show kita ngumpul2

Gw ngomong, memberikan usulan tapi kurang didenger. Ya sudahlah toh waktu itu emang gw udah bohwat ama kelas gw

Tapi malemnya si S****n bilang ke gw “Lu baru ngerasain apa yang gw rasain dari dulu, lain kali ngomong aja ke orang yang maw dengerin lu” dan gw baru ngerti ternyata begitu, ternyata itu penyebab sifatnya yang rada sinis dan suka ngejek, gpp koq sekarang gw ngerti

Tapi kata2 dia ada benernya, laen kali gw tinggal ngomong ke orang yang maw dengerin dan punya pengaruh besar di kelas, iya siapa lagi kalo bukan Evan

 

Hari Kedua

Ahhh, bisa dibilang ini malah puncak petualangan kali ini (selalu di hari kedua =.=)

Iya, talent show ternyata kelas gw bisa kompak sekaligus bikin gw kaget. Well paling nggak gw cabut pandangan jelek gw terhadap XIIA 2. Untunglah gw orangnya cukup cuek untuk tidak membanding-bandingkan kelas sendiri dengan kelas lain.

Selamat untuk IPA 4 yang menang, dan IPA 3 yang paling menyentuh performanya (meski rada geje awalnya). Kalian bener2 ngerti arti dari sebuah Talent Show. IPA 1 gw ga maw komen lantaran gw abis napas buat ngakak ama selera humor kalian yang kurang waras XD (personal favorite). XIIA INTER KALIAN HEBAT, kalian masih mempertunjukkan apa yang terbaik dari kelas kalian meskipun JELAS sekali bahwa keberadaan kalian kurang dianggap alias kurang eksis di kelas XII, itu bukan salah siapa-siapa.

Kelar itu? Kita denger renungan yang…. Sangat kritis dan mengena. Paling nggak gw bersukur for that unfortunate guy, dia udah ga dikata2in lagi. Oke lanjut, ga maw lama2

Setelah itu? Kita XIIA 2 berkumpul pertama kalinya untuk MAIN bukan belajar ato perbuatan makhsiat lainnya. Permainan Mafia (bukan mat fis kim loh) yang sungguh seru dipandu oleh Chongky, Our -Untitled- Speaker of The Class. Permainan yang menyimpulkan bahwa kita ga boleh melihat seseorang dari penampilannya saja. Contoh : Gw disangka penjahat meskipun sebenernya gw polisinya XD, ya gw sih ngakak2 aja soalnya kayaknya ceritanya bakalan jadi konyol kalo satu2nya polisi yang tersisa ==gw== dihukum gantung oleh semua penduduk kota karena disangka penjahat.

Menyimpulkan pula bahwa memang tampang saya bukan tampang orang baik2 hahaha

Lalu setelah itu gw keluar ruangan, GW LIAT BANYAK BINTANG DI LANGIT

Indah tak terlukiskan, hal yang gw cari2 kalo gw singgah di kota lain ternyata bisa terlihat di tempat itu, kontan aja gw potret mereka hahaha

(SAYANG BUREM) dan untung ada Hanzel yang siap dengan kamera pro nya

Dia berhasil moto hahaha

Malam kedua saya tutup dengan pembicaraan yang sangat emosional dan menyelesaikan hal yang semestinya tidak pernah ada di antara saya dan teman kecil saya, well ternyata cuma masalah perbedaan pendapat dari viewpoint yang terlalu berbeda. SEMOGA, ini udah kelar. Hasil pembicaraan waktu itu bisa kalian liat di salah satu blog post gw yang letaknya persis di bawah yang ini, namanya

“In the Name of justice, MY Justice…!!!”

 

Hari Ketiga

Ga ada yang seru, kita semua kembali ke kegiatan masing2 yang menjenuhkan, SKIP

 

Ok

The End

 

Banyak hal yang blon gw tulis sih, tapi males ah

O yea

Inilah sifat dasar saya yang ga mungkin diubah

Sifat yang membentuk saya menjadi seorang pribadi yang teguh dan berprinsip di mata orang2

 

Maaf

Bukannya berprinsip atau apa, saya cuma keras kepala dan selalu mengikuti hati nurani

Ada kalanya saya terlalu tegas sampai membuat muak beberapa orang

Ada kalanya saya tak peduli sama sekali pada suatu hal sampai membuat jengkel orang2

Ada kalanya saya terlalu jujur tanpa kebohongan sampai menghancurkan saya dan teman2

 

Iya, saya idealis, pemimpi sekaligus perfeksionis

Saya benci konflik yang tidak perlu

Tapi konflik itu selalu mencari saya

Saya benci melakukan hal yang bertentangan dengan hati nurani

Tapi situasi selalu memaksa sebaliknya

 

Dari kecil saya dibiasakan untuk selalu berkata jujur dan mau memimpin karena saya anak sulung

Sifat jujur itu yang selalu saya bawa, saya tak segan2 mengatakan apa yang ada di otak saya, apalagi ke teman sendiri

Meskipun itu menyakiti perasaan mereka? Ya, meskipun itu pahit sekalipun

Bagi sahabat-sahabat saya, jangan heran kalau suatu saat kalian saya “tampar” dengan sangat menyakitkan apabila saya rasa kalian benar2 indecent, saya juga tau saya tidak sempurna dan tidak bisa 100% melakukan apa yang saya yakini sebagai kebenaran. Saya tahu banyak yang ga suka ama sifat tersebut, namun semata-mata saya melakukannya sebelum orang lain melakukannya dengan lebih “sadis”

Sudah mengerti?

 

Iyah betul

Sifat keras kepala itu membuat saya 90% GA BISA DIUBAH keputusannya (kecuali oleh Angky, yang sering melontarkan alasan2 logis). Yang saya cari adalah: Apa yang bisa saya capai dengan pemikiran saya, hanya itu. Intinya saya cuma menguji diri sendiri.

Tapi enggak

Saya tetap terima pendapat orang lain mengenai bagaimana saya harus berubah koq supaya lebih baik TAPI PERSIAPKAN ARGUMEN YANG MANUSIAWI DAN LOGIS, kalo tidak ya sudah saya anggap sama saja dengan isapan jempol para politikus

 

Sudah mengerti?

Deo? Hmm?

Star Crossed Voyager update

November 29, 2008

blon blon

ini cerita bakalan gw terusin koq

cuma sekarang aja hal yang gw jadikan patokan blon kunjung tiba

gw sendiri menanti-nantikan endingnya XD

Memo-Ria

November 18, 2008

Ini adalah daftar kalimat yang gua bikin untuk kalimat2 yang diucapkan orang lain pada gua, dan sampe sekarang gua ga bisa lupain

 

Mama  : “Aku yakin kok”

Ario     : “Thx banget ya bro…”

Vale     : “Joshua itu sahabat baik gua, ya kan?”

Victor W         : “Haha, kenalin nih temen gue”

Angky: “Ya soalnya aku dah banyak ngerepotin Jojo”

Evan    : “Gua percaya JoJoShi”

Patty    : “Soalnya lu orang terunik yang gua kenal”

Tiffany: “Tapi aku percaya Ko Jojo tuh anak alim”

Cynthia: “Jojo jelek”

Adhit MP        : “Thx ya Jo, thx banget”

Elsa     : “Thx ya JoJoShi, pasti elu yang buat…”

Aming : “Manto lagi bisa kalah”

Stavin  : “Enggak mungkin lah, Jojo kan jujur banget”

Julian   : “Nggak mungkin, Jojo lagi bisa begitu”

TJ        : “Elu sih orangnya parah banget, baru kali ini gua ketemu orang kayak lo”

Phillip : “Nggak apa apa, kasih tau aja, Jojo boleh tau koq”

Jenny   : “Gua tau, u adalah satu dari 2 orang yang bisa gua curhatin”

Abie    : “Wuiss asik ada Joshua, seru nih”

Thea    : “Ayo anakku sudah makan belum?”

Felix    : “Ah kalo gini mah gua pasti bela Jojo”

 

Coba tebak kenapa gua bisa inget

Begini ya rasanya dipercaya dan dianggap sahabat?

“Eh”

November 17, 2008

Setelah sekian lama tidak menulis puisi (dari kelas 3 SMP nih)

Agaknya sense of art gw mulai menumpul hahaha

Buat yang baru liat, jangan kaget karena gaya gw nulis puisi memang seperti penghinaan terhadap tata bahasa puisi yang baik dan benar seperti yang sering kita lihat

 

===eh===

 

Kayak nggak tau aja

Sudah kubilang tidak ya tidak

Kutau, kurasakan dan selalu salah tingkah

 

Buat apa lagi kurelakan detik demi detik untuk menyusun sebuah cerita indah

Cerita yang nantinya akan kuceritakan  tepat di hadapanmu

Dan kau pun membisu, terdiam bersama jam dinding

Dan aku mendongeng, berharap halaman ini tak pernah berakhir

Seperti teori-teori biologi yang terus-menerus sanggah-menyanggah

 

Dan selalu cerita yang sama

Kubuang lembaran harga diri itu

Kukutuki diriku yang patut disumpahi

“Kamu gila”– untung baru dikutuk bukan disantet sekalian

 

Aku pergi, lega setelah menitip bebanku di puncak gunung kehidupan

Aih bodohnya

Bukannya terbang tertiup angin malah ambrol berguling ke arahku

“Kamu gila” oh sayang sekali ternyata ku memang patut dijitak seribu rasa bersalah

 

Mau sampai kapan ku berkelana layaknya ikan salem?

Toh berpulang ke airnya juga

Ya aku segera kembali

Bukan tuntutan insting atau naluri apalagi pekerjaan

Namun kelemahanku sebagai ikan salem yang buta arah

 

Benar aku pernah berjanji untuk bertapa 1001 malam sebelum kembali

Dan aku memang kembali

Karena aku lupa sudah berapa malam sejak aku pergi darimu

 

Serba salah, ku tak kuasa mengutukimu atas keputusanku sendiri

Ya, aku pergi mencari kehidupan di Bulan

Dan kujanjikan pulang diarak sejuta bintang

Tapi menyerahkan sekuntum mawar saja aku tak mampu mencapaimu

 

Setelah itu aku berjanji “ini adalah kali terakhir aku pergi”

Dasar sialan aku baru sadar janjiku berupa kalimat ambigu

 

Setelah mendengarmu bicara

Kutahu posisi barisku di deretan rasi bintang

 

Terima kasih

Tunggu aku di Gedong ya

dasar UPH aneh2 aja XD

October 31, 2008

To :.
Parent/Guardian of Prospective Student
JOSHUA SANTOSO
CITRA GARDEN II BLOK E IV 19 JAKARTA BARAT 11730
 

Dear Madam/Sir,
On Behalf of UNIVERSITAS PELITA HARAPAN JAKARTA I wish to advise you that your daugther/son, whose name appears below, has been ACCEPTED to study at UNIVERSITAS PELITA HARAPAN JAKARTA, throught the Direct Entry Admission for the academic year of 2009/2010:

 
  Name
:
JOSHUA SANTOSO (0802090010)
Faculty
:
DESAIN DAN TEKNIK PERENCANAAN
  Department
:
DESAIN KOMUNIKASI VISUAL
Ranking
:
1 (Satu)
 

In order to accept the offer, please complete the following requirements :

 
I. Finalize payment of fees by the due date
Items
 
Amount
 
1. Development and Contribution Fees (SPP) :
25,000,000
 
2. Semester Fee (BPP Pokok) :
7,000,000
 
3. Credit Fees(22 sks) :
8,800,000
 
4. Learning Facilities :
10,000,000
 
5. Orientation Fee :
0
 
6. Practicum Fee & Uniform :
2,500,000
+
TOTAL : .
53,300,000
 
 
II. Fill in re-registration form (F-021) available at the UPH Academic Administration Services (ADAK)
III. Adhere to policies relating to enrollment and fees
The due date of the payment is on November 14,2008 (funds must be effective in our Bank Account)

Information about payment procedures is available in From No. 01-BAKU/PMB/X/2007″ that can be obtained from the UPH Admission Office. All Payments are made to the following account :

 
BANK LIPPO CABANG TANGERANG KARAWACI
Account Name : YAYASAN UNIVERSITAS PELITA HARAPAN
Account Number : 570-30-80028-8
 

Congratulations on your daughter/son’s success. We thank you for selecting UNIVERSITAS PELITA HARAPAN JAKARTA.

Karawaci, 31 Oktober 2008
Admission Committee
TTD. Admission Test : 18 Oct 2008
Ir. Nursari DL, M.Pd
ATTENTION :
*)Penalty will be charged for any delay/late payment as stipulated on Payment Procedures No.01-BAKU/PMB/IX/2008
*) All payments are final and not refundable and not transferable to other student for any condition.
*)If the payment procedures from is not received, please call/take it at the admission office UPH Karawaci or download at www.uph.edu
*)To keep the admission & administration process orderly, the original from paper of Payment Procedures No.01-BAKU/PMB/IX/2008 have to sign and return to UPH immediately (posibble sent by fax tp 021-5461038)
This letter is printed using a computer and it doesn’t need an authorized signature.

 

agh ternyata gw diterima, gila tuh UPH hahahaha

bikin kaget aja

Tuhan emang lucu XD peaceeeeeeee

UPH

October 29, 2008

Hahaha something nice really happened today

 

Gw baru kelar belajar Mat (integral tertentu – volume)

Berpikir dah ga ada beban , gw langsung buka kompi

Eh si Meler nyapa gw di MSN, ngasi tau daftar penerimaan Direct Admission UPH dah keluar…

Gw langsung nyari formulir gw buat cari nomornya, emang dasar gw berantakan orangnya formnya ga langsung ketemu, pikir gw palingan ada di skul di map gw yang gede. Ya udahlah cari aja besok ga usah buru2

Eh ketemu

Buru2 gw masukin tuh nomor di websitenya UPH

Nih isinya

 

To.
Parent/Guardian of Prospective Student

JOSHUA SANTOSOCITRA GARDEN II BLOK E IV 19

 

Dear Madam/Sir,

I regret to inform you that, from the results of the Admission Test October 18,2008, your daughter/son cannot be accepted at Universitas Pelita Harapan (UPH) / Sekolah Tinggi Pariwisata Pelita Harapan (STPPH).

 

We thank you for choosing Universitas Pelita Harapan, and we wish you daughter/son the best of luck for the future admission tests.

 

Karawaci, 29 Oktober 2008
Admission Committee 2008/2009
TTD.

 

Lely Surjarwadinata, MBA.

 

Hahaha gw ga keterima

SHOCK BERAT Mata gw belo untuk 5 detik (bayangin aja) n gw bisu selama bbrp saat

Gw kayak ditabok keras2  PLAKKKKKK!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! Trus pengen nangis tapi ga bisa. Berulang kali gw baca tu announcement makin lama makin menyakitkan. Emosi gw makin memuncak, tepat saat itu gw ngeliat display picture gw di MSN Messenger gw yang tulisannya “God Loves You” yang gw bikin iseng2 2 hari yang lalu, kesannya jadi kayak Tuhan udah siapin buat hari god love youini XD, gw langsung tenang dalam sekejap aminnnnn

Dari awal gw tau Tuhan ga mau gw masuk UPH (ada deh ceritanya :P tapi gw males cerita, kepanjangan). Tapi emang dasar gw anak bandel gw ga mau taw n “iseng” gini, gw kayak dah tau apa hasilnya sebelon keluar sih, jadi sebenernya ga terlalu menyakitkan.

Sebenernya sih kayaknya masih bisa kalo masuk pake jalur tes

Tapi ya udahlah, bukannya gw mau putus asa atau apa, lagian motivasi gw ke UPH itu bukan karena gw cinta kampusnya :P, soalnya toh DKV UPH  ga terakreditasi alias misterius nan mahal BANGET

Mungkin gw kejagoan ampe UPH merasa sayang kalo mereka nerima gw

Hahaha kita harus optimis donk, emang dasar Tuhan itu lucu

God Blesssss

SMUKI CUP

October 25, 2008

Kesan2 RESCUE dari gw

Yang pertama thx banget dah buat semua panitia yang udah kerja sama buat acara SMUKI CUP KITA INI yakni RESCUE!

Kerja keras kita ga asal lewat doank, kita buktikan dengan kemampuan kita mengalahkan hujan yang 2 kali datang dalam sehari, Tuhan izinkan hujan datang ga hanya sekali untuk membuktian kalo kita para panitia itu mampu untuk bangkit dari lebih dari sekali jatoh, itu luar biasa banget

Gw minta maaf kalo selama RESCUE berjalan gw kurang guna, lantaran gw emang jujur kurang ngerti situasi lapangan segala macem

Gw bersyukur gara2  RESCUE gw punya kesempatan untuk belajar COREL DRAW, soalnya dalam kesempatan2 sebelumnya gw pasti ga ada niat belajar corel hahaha meskipun tambahan catatan: RESCUE menguras nilai saya, meskipun saya yakin kalo saya lebih pinter atur waktu pasti ga kejadian yang begitu.

Di kepanitiaan gw belajar banyak, ternyata berorganisasi itu emang penting dan layak dipelajari oleh semua orang. Bagaimana percaya pada rekan kerja anda, bagaimana bisa kita saling oper tugas dalam keadaan darurat, bagaimana mengesampingkan kepentingan pribadi demi berjalannya kepentingan bersama. Dan hal2 lainnya yang saya tidak bisa jabarkan sepenuhnya.

Akhir kata

Thx buat semua orang yang berpartisipasi langsung maupun tak langsung

Gbuall amin

Star Crossed Voyager, Part 1

September 28, 2008

Tema kali ini adalah Bintang

NGGAK!!! NGGAK dan sekali lagi NGGAK!!! Nggak ada hubungannya sama ASTRONOMI apalagi ASTROLOGI!!!!!

Gw akan menulis “cerita” kali ini dengan bahasa dongeng dan jangan mencoba untuk mengerti, bayangkan saja (baru ntar bisa dimengerti).

 

=======mulai yah (this is going to get complicated)=======

 

Jaman duluuuu banget (bohong sih, padahal blon lama:P)

Seorang anak (lelaki tentunya) tinggal di Jakarta pada akhir millennium pertama ini

Sang anak suka sekali keluar rumah pada malam hari meski tidak selalu diijinkan kedua orang tuanya

Bandel?

Mungkin

Tapi anak itu rela koq dibilang bandel

Memangnya siapa yang ga rela dikatain bandel supaya bisa ketemu sama temen-temennya?

 

Ga koq, ga macem-macem, temen-temennya adalah semua bintang di langit malam

Begitu indahnya mereka bersinar sampai si anak tidak mau melewatkan semalampun tanpa mereka

Konyol?

Mungkin

Tapi anak itu percaya pada kekonyolan tersebut

Memangnya siapa yang tidak terpesona oleh indahnya sinar bintang?

Menyadari betapa luasnya dunia yang ditunjukkan oleh bintang-bintang tersebut, sang anak bertekad mengarungi dunia , menyaksikan segala keindahan yang dijanjikan oleh bintang-bintang tersebut

Satu

Satu diantara bintang-bintang tersebut bersinar lebih terang daripada yang lainnya.

“Spark”

itulah namanya

Hukum yang berlaku normal adalah: bintang terlihat kecil, namun aslinya sangatlah besar dan jauh sekali jaraknya dari Bumi sehingga kecil kelihatannya

Namun Spark berbeda

Spark sangat kecil! Dan jarak Spark ke Bumi pun demikian…

Anak itupun lebih sering bertemu Spark dibanding yang lain, pada jam yang sama selalu setiap harinya sampai dia terus merindukan Spark di pagi hari maupun di siang hari saat dia sekolah. Keberadaan Spark sudah mengajarkan banyak sekali hal penting bagi anak tersebut.

Bagaimana dia terus eksis meski berbeda dari yang lainnya

Bagaimana dia terus bersinar di kegelapan malam

Bagaimana dia menghibur semua orang yang melihatnya

Banyak sekali

 

Masa-masa itu begitu indah

Sampai millennium pun berganti tanpa tersadar

 

Spark sudah tak terlihat lagi

Jakarta semakin penuh dengan polusi yang mengakibatkan global warming, para bintang sudah tak terlihat lagi di Jakarta, seraya tertutup oleh semua asap yang ada. Seakan kehilangan kekuatan di kedua kakinya, sang anak berhenti menjelajahi keindahan dunia, persis setelah ia tahu apa yang dunia perbuat pada sahabat-sahabatnya.

 

Ia pergi mencari Spark, percaya bahwa sahabatnya masih hidup di atas sana

Maka iapun pergi mengumpulkan semua tabungan dan keberaniannya untuk pergi ke bulan, sambil terus mendoakan satu hal di batinnya

 

Berhasil koq, dia melihat lagi wajah sahabatnya; saking senangnya sampai dia tak tahu apa yang harus dikatakan pada sahabat lamanya.

Percuma!

Sahabatnya tetap diam membisu

Tidak apa-apa, anak itu tidak kecewa melainkan sangat bahagia bisa jauh lebih dekat dari sebelumnya dengan sahabatnya

 Kebisuan Spark telah mengajarkan hal terpenting yang bisa seorang sahabat ajarkan

Betapa jarak dan status tidak kuasa menghalangi air mata haru anak tersebut

 

Sadar bahwa ia tidak bisa lama-lama di Bulan, sang anak kembali ke Jakarta dengan bahagia.

Ia sudah merelakan “kepergian” sahabatnya

Iapun hidup sebagaimana diajarkan oleh sahabatnya

Dengan kedamaian di hatinya, sang anak memperbaiki tekadnya untuk menumbuhkan kembali keindahan dunia yang terhilang, yakin bahwa keindahan dunia tak mungkin hilang. Sambil terus berusaha agar semua orang bisa melihat keindahan tersebut.

Berhasil?

Jauuuuuuuuuuuuh dari kata berhasil

Tapi toh dia tidak menyerah, dia tetap tersenyum pada orang-orang yang ditemuinya meskipun tidak selalu dibalas dengan senyuman

 

Sang anak sudah semakin dewasa, namun usahanya belum juga terlihat hasilnya. Pada saat inilah ia kembali teringat pada teman masa kecilnya. Melalui kemajuan teknologi ia berhasil melacak Spark

Spark akan pergi meninggalkan orbitnya, begitu pula bintang-bintang yang lain beberapa sudah ada yang mendahului Spark

Ke mana mereka pergi? Tak ada yang tahu

Tidak bisa! Sang anak tahu bahwa sahabatnya dapat memberikan banyak pelajaran pada dunia seperti apa yang ia ajarkan pada dirinya.

 

===part I end===

 

Oke jadi, pertanyaan gw nih:

·         Bagaimana kelanjutan ceritanya?

 

Tolong lu semua yang pada baca tinggalin komen di sini sebagai jawaban atas pertanyaan tersebut, BUKAN KRITIK atas ketidak-masuk-diakal-an cerita di atas.

Terima kasih

Rainy Day

September 11, 2008

Nggak

hari ini ga ujan koq

Cuma  untuk menggambarkan betapa “hujan”nya hari ini

 

Mengapa hujan?

Karena hujan itu indah

 

Hujan membuat anak-anak bandel sakit karena kedinginan

Namun banyak orang kota yang merindukan keceriaan  bermain di tengah hujan

Hujan membuat orang-orang cenderung melihat ke bawah sambil berjalan

Namun mereka akan mendongak ke atas untuk melihat pelangi setelahnya

Hujan membuat para petani tidak bisa bekerja di ladang

Namun mereka bersyukur karena tahu betapa sulitnya mendapatkan air bersih

 

Hujan membuat siswa-siswi tidak bisa melaksanakan upacara bendera

Namun toh mereka malah bersukacita

(semoga Bu Duma  ga nemuin cara ngecounter pernyataan ini mwakakak )

 

Ok sekian becanda dan analoginya

Gw tulis ini post untuk guru kimia di skul gw yang sedang mengalami masalah yang cukup serius saat ini

 

Tabah ya bu,

Ibu itu sebenarnya beruntung karena diberi waktu oleh Tuhan untuk merenung. Keberadaan penyakit seperti yang Ibu alami memang sepertinya supaya manusia bisa lebih menghargai hidup di dunia, dan sadar bahwa ada kehidupan yang lebih mulia. Syukurlah Ibu sendiri sudah mengatakan bahwa Ibu sudah mendapat hikmah tersendiri dari pengalaman Ibu. Kami selaku murid-murid Ibu, yang baru maupun yang lama, sayang sama Ibu (Udah ngaku aja, terutama kalian  wahai cowok2)

Nih maksud analogi di atas, Cuma dengan mengubah beberapa kata di dalamnya…

 

Rencana Tuhan membuat anak-anaknya yang bandel diproses secara menyakitkan

Namun sebagian besar merindukan proses yang menyakitkan tersebut

Rencana Tuhan membuat orang-orang cenderung ketakutan dan melihat ke bawah

Namun mereka akan mendongak ke atas dan bersyukur karena mereka telah melihat maksud Tuhan

Rencana Tuhan membuat kita tidak bisa selalu melakukan apa yang kita inginkan

Namun kita bersyukur karena tahu rencana-Nya sungguh indah dan sulit dipahami

 

Rencana Tuhan membuat orang-orang tidak bisa melaksanakan kewajibannya

Namun toh mereka malah bersukacita

(renungin 2 kalimat ini supaya anda benar2 mengerti)

 

Ibu pernah bilang begini

“Sudah sudah, jangan pada remed lagi ya?”

Itu di ruang remed kimia KD 1

 

Tenang Bu, kita juga akan berjuang agar tidak membuat Ibu khawatir

Sekian